Friday, May 9, 2014

Skripsi Biologi (PENGARUH JUS DAUN JATI BELANDA TERHADAP BERAT DAN HISTOLOGI GINJAL MENCIT)

Skripsi Biologi (PENGARUH JUS DAUN JATI BELANDA TERHADAP BERAT DAN HISTOLOGI GINJAL MENCIT)

Judul Skripsi:

PENGARUH JUS DAUN JATI BELANDA (GUAZUMA ULMIFOLIA LAMK.)TERHADAP BERAT DAN HISTOLOGI GINJAL MENCIT (MUS MUSCULUS L.) GALUR SWISS WEBSTER

Abstrak:

Saat ini, masyarakat mulai memakai tumbuhan herbal sebagai obat, salah satunya adalah Guazuma ulmifolia L atau jati belanda, yang dipercaya memiliki banyak manfaat. Sayangnya, banyak masyarakat yang tidak mengetahui akan pengaruh Guazuma ulmifolia L terhadap fungsi ginjal seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus daun Jati Belanda terhadap berat dan histologi ginjal mencit. Penelitian eksperimen ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat kali pengulangan dan enam dosis perlakuan (0,00 g/BB/hari; 0,05 g/BB/hari; 0,10 g/BB/hari; 0,15 g/BB/hari; 0,20 g/BB/hari; 0,25 g/BB/hari) digunakan dalam penelitian ini. Mencit jantan usia empat bulan diberi perlakuan jus daun Jati Belanda dengan cara gavage selama 14 hari. Pada hari ke-15 mencit dimatikan dengan cara dislokasi leher kemudian dibedah dan ginjalnya diambil untuk kemudian ditimbang dan dibuat preparat histologinya. Pembuatan preparat dilakukan dengan metode parafin dengan pewarnaan Hematoxylin Erlich-Eosin untuk melihat struktur jaringan ginjal. Analisis data dilakukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemberian jus daun Jati Belanda mulai dosis 0,10 g/BB/hari hingga 0,25 g/BB/hari secara signifikan meningkatkan berat ginjal. Pengaruh jus jati belanda terhadap berat ginjal yaitu sebesar 86%. Rata-rata berat ginjal mencit semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya dosis jus daun Jati Belanda yang diberikan. Adapun rata-rata diameter tubulus, diameter lumen, serta ketebalan sel epitel semakin meningkat seiring dengan semakin berat ukuran ginjal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan jus daun Jati Belanda dalam rentang dosis antara 0,10 g/BB/hari hingga 0,25 g/BB/hari aman dikonsumsi bagi tubuh dalam jangka waktu singkat. Kata kunci: Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.), diameter tubulus, diameter lumen, ketebalan sel epitel, ginjal, dan mencit (Mus musculus L.). 

Link Download:

[img]Text
S_BIO_0700470_Title.pdf 

Download (151kB) | Preview
    [img]Text
    S_BIO_0700470_Abstract.pdf 

    Download (225kB) | Preview
      [img]Text
      S_BIO_0700470_Table of Content.pdf 

      Download (148kB) | Preview
        [img]Text
        S_BIO_0700470_Chapter1.pdf 

        Download (222kB) | Preview
          [img]Text
          S_BIO_0700470_Chapter2.pdf
          Restricted to Staf Perpustakaan 

          Download (402kB)
            [img]Text
            S_BIO_0700470_Chapter3.pdf 

            Download (437kB) | Preview
              [img]Text
              S_BIO_0700470_Chapter4.pdf
              Restricted to Staf Perpustakaan 

              Download (489kB)
                [img]Text
                S_BIO_0700470_Chapter5.pdf 

                Download (140kB) | Preview
                  [img]Text
                  S_BIO_0700470_Bibliography.pdf 

                  Download (305kB) | Preview
                    [img]Text
                    S_BIO_0700470_Appendix.pdf
                    Restricted to Staf Perpustakaan 

                    Download (406kB)

                    Artikel Terkait

                    Skripsi Biologi (PENGARUH JUS DAUN JATI BELANDA TERHADAP BERAT DAN HISTOLOGI GINJAL MENCIT)
                    4/ 5
                    Oleh

                    Berlangganan

                    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email